Langsung ke konten utama

Mosquelife, “Foursquare” Versi Islami

Internet dan jejaring sosial merupakan bagian yang semakin tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setelah pemunculan situs-situs tersebut, perkembangan berlanjut ke layanan location based atau geo location untuk memudahkan pengguna yang ingin berbagi informasi seputar kawasan di mana ia berada kepada pengguna lain. 

Situs-situs populer seperti Foursquare, Twitter, Facebook, dan lainnya sudah menyediakan layanan berbasis lokasi. Di tanah air, muncul pula Koprol, jejaring sosial yang prinsipnya serupa dengan Foursquare. Situs ini kemudian diakuisisi oleh Yahoo. 

Hari ini, Mosquelife, jejaring sosial berbasis lokasi bernuansa Islami asal Indonesia, diresmikan. Bedanya, MosqueLife memperkenalkan check-in yang unik yaitu check-in ke al-qur'an. “Have you Check-In to al-Qur'an today ? Lets commit a time to read, understand and practise al-Qur'an...,” sebut Mosquelife pada tampilan utama situsnya.

“Sebenarnya layanan ini kami hadirkan untuk mewarnai Facebook dengan konten yang menyegarkan,” kata Eko Budhi Suprasetiawan, mewakili tim Mosquelife pada VIVAnews, 26 November 2010. “Situs ini juga mencoba mengikuti gelombang populeritas check-in seperti layanan yang disediakan Foursquare,” ucapnya.

Fitur Check-in ke al-Qur'an, kata Eko, dapat membantu para Facebooker untuk berbagi ayat-ayat al-Qur'an setiap hari dengan kawan-kawan mereka. “Selain itu, kita juga bisa melihat ayat-ayat apa saja yang sedang dibahas oleh Facebooker. 

Untuk mendaftar, pengguna dapat login ke Mosquelife memanfaatkan akun Facebook yang sudah ia miliki. Setiap kali ia membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dan menemukan ayat yang ingin ia bagikan ke rekan-rekannya, ia dapat menekan tombol Check-In. Ayat ini kemudian akan dibagikan ke teman-teman di Facebook lewat wall si pengguna.

Selain Check-In, pengguna juga bisa memilih Browse untuk melihat siapa saja rekan-rekannya yang sedang membaca atau membahas ayat yang bersangkutan.
“Saat ini kami sedang meriset algoritma untuk menayangkan fitur ayat terpopuler,” kata Eko. “Kalau di twitter ada "trending topics" kita di MosqueLife nantinya akan dapat melihat ayat-ayat apa yang sedang banyak dibahas,” ucapnya.

Selain dapat dimanfaatkan oleh pengguna PC desktop atau notebook, Mosquelife juga bisa diakses lewat pengguna mobile yang memanfaatkan smartphone. Meski demikian, saat ini versi mobile-nya masih dalam pengembangan. “Tampilannya memang belum pas, akan tetap ini terus kami kerjakan agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna,” ucap Eko.

sumber : vivanews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beasiswa D2, D3, dan S1 ke Jepang 2013/2014

Akhirnya beasiswa D2, D3, dan S1 untuk tahun ajaran 2013/2014 kembali dibuka juga. Akhir-akhir ini, kita paling sering mendapat pertanyaan seputar beasiswa ke Jepang ini, apakah tahun ini kembali dibuka, apakah rutin diadakan setiap tahunnya, dll. Sempat bikin kita ketar-ketir juga, soalnya tanggal pembukaan beasiswa ini sedikit mundur dari tahun kemarin. Padahal program yang rutin diadakan oleh Pemerintah Jepang setiap tahunnya ini merupakan beasiswa favorit teman-teman, terlihat dari banyaknya jumlah pertanyaan setiap kali ada informasi seputar beasiswa ini. Persyaratan Umum Lahir antara 2 April 1991 dan 1 April 1996 Lulus SMA dengan nilai rata-rata ijazah atau rapor kelas 3 semester terakhir minimal: 8,4 untuk jenjang S1 8,2 untuk jenjang D3 8,0 untuk jenjang D2 Program Studi Pilihan D2 mana masa belajar adalah 2 tahun (termasuk belajar bahasa Jepang selama 1 tahun). Civil Engineering and Architecture; Electrical and Electronic Engineering; Wireless Communicatio...

Online hate speech could be contained like a computer virus, say researchers

Artificial intelligence is being developed that will allow advisory ‘quarantining’ of hate speech in a manner akin to malware filters – offering users a way to control exposure to ‘hateful content’ without resorting to censorship. The spread of hate speech via social media could be tackled using the same ‘quarantine’ approach deployed to combat malicious software, according to University of Cambridge researchers. Definitions of hate speech vary depending on nation, law and platform, and just blocking keywords is ineffectual: graphic descriptions of violence need not contain obvious ethnic slurs to constitute racist death threats, for example. As such, hate speech is difficult to detect automatically. It has to be reported by those exposed to it, after the intended “psychological harm” is inflicted, with armies of moderators required to judge every case. This is the new front line of an ancient debate: freedom of speech versus poisonous language. Now, an ...

Inilah Juara Lomba Foto Satwa International 2012

Seperti pada tahun tahun sebelumnya, Taman Safari Indonesia bekerjasama dengan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan PT. Datascrip, menyelenggarakan kegiatan lomba foto satwa tingkat international. Lomba Foto Satwa ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se Dunia 5 Juni serta Hari cinta Puspa dan Satwa Nasional 5 Nopember, untuk memperebutkan hadiah senilai total 160 juta rupiah. Pada lomba foto satwa tahun ini yang merupakan ke 22 kalinya, panitia mengusung thema: Keindahan satwa dari mata Kamera. Penjurian berlangsung terbuka pada hari Kamis, 18 Oktober 2012 di Ruang Sidang Safari Lodge, Taman Safari Indonesia. Penjurian dilakukan mulai pukul 10.00 dan berakhir pada sekira pukul 16.00. Juri yang terdiri dari para praktisi photo telah memilih karya Narsiskus Tedy sebagai juaranya. Obyek photo Singa yang menjadi andalan photographer dari Bandung ini mampu memnyisihkan 11.304 lembar photo yang lain. Foto yang berjudul loves scream terseb...